3 Surat Dalam Al Qur’an Terkait Hukum Judi Online Menurut Islam

dominoqq – Sebelum Anda mempelajari seperti apa hukum judi online menurut Islam, Anda juga harus memahami alasan mengapa judi dianggap sebagai kegiatan terlarang. Judi sendiri adalah sebuah kegiatan yang sangat bertentangan dengan agama Islam. Dalam bahasa Arab, judi memiliki makna yang sama dengan maisir atau kegiatan yang dilakukan untuk mendapatkan sesuatu tanpa harus bekerja keras dan memungkinkan orang yang melakukannya memungut harta dari orang lain saat dikatakan sebagai pemenang. Ada banyak bahaya yang ditimbulkan dari kegiatan judi ini, diantaranya:

  • Seseorang yang melakukan judi akan merasakan kecanduan saat berhasil memenangkan kegiatan judi, mengingat keuntungan yang didapatkan umumnya dalam jumlah yang sangat besar.
  • Judi dapat menyebabkan pelakunya menjadi seseorang yang malas dan hanya berharap untuk langsung mendapatkan keuntungan besar dalam waktu singkat.
  • Apabila pelaku judi adalah seorang muslim, maka dirinya akan melakukan dosa ketika dia lebih mementingkan kegiatan judi daripada ibadah, seperti shalat lima waktu dan kegiatan lainnya.
  • Orang yang melakukan judi akan terlibat dosa mengingat dirinya akan menghalalkan segala cara untuk mendapatkan uang pembayaran judi demi mendapatkan keuntungan dalam waktu singkat.
  • Seorang penjudi yang telah terbenam dalam kegiatannya, lama kelamaan akan mengalami gangguan dalam ketenangan jiwanya, karena judi ini secara tidak langsung memanfaatkan sifat ego dan ketamakan pelakunya.

Beragam bahaya yang bisa terjadi karena kegiatan perjudian dominoqq diatas, menjadikan judi adalah kegiatan yang sangat dilarang dalam Islam. Sejak jaman Rasullullah, larangan tentang judi ini sendiri telah tertuang dalam beragam dalil Alqur’an, yaitu:

  1. Surat Al Maidah ayat 90-91

Seperti dalam firman Allah dalam surat Al Maidah ayat 90 dan 91 yang berbunyi “ya ayyuhallazina amanu innamal khamru wal maisiru wal ansabu wal-azlamu rijsum min ‘amalisy-syaithani fajtanibuhu la’ allakum tuflihun. Innama yuridusy-syaithanu ay yuqi’a bainakumul-adawata wal bagda’a fil-khamri wal-maisiri wa yasuddakum ’an zikrillahi wa’anis-salati fa hal antum muntahun,” kegiatan judi dapat ditafsirkan sebagai kegiatan yang diharamkan dalam Islam. Apapun bentuk judi yang dilakukan manusia akan membawanya dalam perbuatan yang dapat menutup akal sehat dan menjauhkan manusia dari upaya untuk memperoleh surga. Secara hukum Islam, kegiatan judi juga tergolong kegiatan yang merupakan tipu daya syaitan untuk menggiring manusia yang melakukannya dalam perpecahan antar sesama muslim, dimana yang dikategorikan sesama muslim disini termasuk saudara, teman, maupun orang lain yang awalnya memiliki hubungan baik dengan pelaku judi.

  1. Surat Al Baqarah ayat 219

Hukum tentang kegiatan perjudian juga tertuang dalam surat Al Baqarah ayat 219 yang berbunyi “Yas’alunaka ‘anil-khamri wal maisir, qul fihima ismung kabiruw wa manafi’u lin-nasi wa ismuhuma akbaru min-naf’ihima, wa yas’alunaka maza yunfiqun, quill-afw, kazalika yubayyinullahu lakumul-ayati la’allakum tatafakkarun. Didalamnya Allah berfirman bahwa judi merupakan kegiatan dosa besar mengingat kerugian yang ditimbulkan jauh lebih besar jika dibandingkan dengan manfaatnya. Secara hukum Islam, kegiatan judi hukumnya haram, karena kegiatan ini akan menghalangi manusia dari mengerjakan shalat, zikir, dan kegiatan lain yang mendekatkan manusia kepada Allah SWT. Permainan adu kemenangan yang melibatkan dua pihak atau lebih, dimana masing-masing memberikan taruhan dana yang cukup besar akan membawa semua pihak yang terlibat dalam judi rusak akal dan agamanya.

  1. Surat Al Hajj ayat 30

Surat Al Hajj ayat 30 yang berbunyi, “zalika wa may yu’azzim hurumatillahi fa huwa khairul lahu ‘inda rabbih, wa uhillat lakumul-an’amu illa ma yutla alaikum fajtanibur-rijsa minal ausani wajtanibu qaulaz-zur” telah ditafsirkan oleh para ahli hukum Islam dan didalamnya terdapat makna pendukung dari surat Al Baqarah ayat 219, dimana kegiatan judi adalah kegiatan haram yang setara dengan dosa besar dari kegiatan menyembah berhala maupun melakukan perbuatan najis. Didalam surat Al Hajj ayat 30 ini diterangkan bahwa ketika manusia menjalankan perintahNya maka dirinya akan mendapatkan kemuliaan dan pahala. Sebaliknya, jika terjebak dalam perbuatan judi yang mengakibatkan dirinya sering berdusta, terlibat dalam perbuatan batil, dan melakukan kegiatan pertaruhan yang mengakibatkan perselisihan maka dirinya tidak akan bisa selamat dari siksaan api neraka.

Recent Posts

Tags

akta 559 hukum hukum judi online jenayah judi online larangan judi online peniagaan haram perjudian dilarang oleh agama islam perjudian mengikut islam perjudian terbuka undang-undang malaysia