December 6, 2019

6 Tips Bagi Anda yang Ingin Masuk Bisnis Nasi Kotak Jakarta

Di bisnis nasi kotak Jakarta saat ini semakin menarik di coba. Jika Anda ingin masuk dalam bisnis seperti ini, berikut adalah 6 tips yang bisa membantu Anda!

Pastikan Kemampuan Memasak Untuk Bisnis Terlebih Dahulu

Jika Anda ingin masuk dalam bisnis kuliner terutama nasi kotak, Anda tentu harus bisa memasak. Tentu tidak semua pengusaha harus memasak sendiri, tapi pastikan produk makanan Anda bisa dinikmati oleh masyarakat luas.

Kemampuan masak yang enak juga perlu didampingi dengan sebanyak apa Anda bisa memenuhi pesanan. Kemampuan masak enak tapi tidak bisa memenuhi pesanan borongan, tentu akan menghambat Anda berkembang sebagai entitas usaha.

Untuk keperluan ini, Anda paling tidak harus research dan belajar memasak dan mencari tips memenuhi pesanan jumlah banyak. Jika tidak, ambil tenaga kerja yang bisa memenuhi kebutuhan ini. Tentu saat hiring, Anda tidak harus cari koki, cukup orang yang mengetahui soal masakan dan dapat memproduksi kuliner dalam jumlah banyak.

Pilih Menu yang Bervariasi Tapi Tidak Banyak

Saat menyediakan jasa nasi kotak, tentu Anda harus siapkan menu – menu untuk disajikan. Mulai dari lauk, sayur dan berbagai hal lain sebagai pelengkap nasi. Saat memilih menu untuk disajikan, pastikan minimal Anda ada 3 paket nasi kotak yang berbeda.

Jumlah menu ini sedikit tapi tetap memberikan pilihan bagi konsumen. Memberikan menu yang sedikit tapi berkualitas tentu lebih baik daripada banyak menu, tapi Anda tidak bisa mengontrol baik kualitasnya. Menu yang sedikit juga membuat Anda tidak perlu memberi bahan yang hanya digunakan untuk satu jenis menu saja. Cara ini akan membuat pembelian supply bahan jadi lebih ringkas dan mudah diatur.

Tentukan Target Konsumen yang Anda Inginkan

Saat membuat nasi kotak, Anda biasanya bisa memilih 2 jalur yang saat ini populer dicari, yaitu nasi kotak untuk acara dan nasi kotak untuk take-out. Perkembangan teknologi seperti Gojek dan Grab, membuat bisnis makanan take-out makin berkembang dan Anda bisa ambil jalur ini.

Untuk nasi kotak untuk acara, Anda tentu harus bisa menyediakan beberapa kombinasi sayur, lauk dan sambal sebagai intinya. Sedangkan untuk nasi kotak take-out, Anda bisa ambil contoh rice box dari banyak masakan Jepang ataupun Korea. Nasi hangat yang di atasnya ditaruh lauk dan saus agar bisa langsung dimakan saat sudah datang pada pemesan.

Buat Sesuatu yang Unik Untuk daya Tarik

Jika ingin mendapatkan banyak pelanggan, tentu Anda harus bisa menawarkan sesuatu yang berbeda dari para pesaing Anda. Untuk bisnis nasi kotak, tentu hal ini juga perlu dilakukan. Biasanya untuk kebutuhan ini, beberapa pelaku bisnis akan menggunakan menu unik yang sedang populer saat itu. Misal saja, nasi kotak dengan ayam geprek ataupun menu kuliner Korea sebagai pilihan lauknya.

Beberapa pengusaha nasi kotak take-out bahkan menggunakan challenge untuk menjadikan promosi viral. Hal seperti tantangan, menu super pedas dengan beberapa ratus cabe di dalamnya. Menu seperti ini tentu akan menarik banyak pihak untuk mencoba.

Perhatikan Proses Promosi Anda

Saat sudah memiliki keunikan tersendiri, tentu Anda perlu mempromosikannya dengan baik. Hal ini bisa Anda lakukan dengan menggunakan sosial media. Penyebaran informasi lewat sosial media sangat cepat dan efektif, terutama untuk kuliner. Sosial media ini juga bisa Anda gunakan untuk berinteraksi dengan pelanggan saat ada yang penasaran dengan hal seperti harga, lokasi usaha, menu dan lain – lainnya.

Penggunaan fitur promosi pada jasa delivery Go-Food dan GrabFood tentu bisa Anda manfaatkan. Hal ini tentu akan memudahkan Anda mengakses banyak konsumen. Jasa delivery seperti ini juga membantu menyediakan jasa pengiriman makanan tanpa Anda harus merekrut karyawan sendiri untuk keperluan ini.

Selalu Konsisten Dalam Harga, Rasa dan Porsi

Jika ingin sukses di bisnis kuliner, tentu Anda harus usahakan produk Anda konsisten. Harga adalah hal yang paling penting dijaga. Misal harga bahan naik, tentu Anda jangan menaikan harga secara sembarangan. Harga naik yang terjadi karena bulan puasa tentunya akan menurun setelah lebaran. Jika Anda menaikan harga dan menurunkan harga secara konstan, tentu para pembeli akan bingung.

Konsisten dalam rasa dan porsi juga penting diingat. Banyak usaha menjadi gagal, karena tidak bisa menghasilkan rasa dan porsi yang sama untuk tiap menu yang disajikan. Pelanggan yang merasa cocok pada makanan, tentu akan kecewa jika rasanya tiba – tiba berbeda.

Sekian tips – tips yang bisa Anda gunakan untuk membuka bisnis nasi kotak Jakarta. Mudah – mudahan tips di atas berguna bagi Anda!